1. Pengertian Public Relations
Public Relations adalah orang, organisasi, yang menciptakan dan membangun hubungan baik antara pihak internal dan pihak eksternal demi mencapai tujuan untuk kesuksesan suatu organinsasi.
Pengertian PR menurut para ahli :
· PR adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut (Cutlip, 2007:6)
· PR adalah fungsi manajemen yang mengevaluasi sikap public, mengidentifikasi kebijakan dan atiurans eseorang atua organisasi demi kepentingan publik dan melaksnakan sesautu program kegiatan untuk memperoleh pengertian dan penerimaan publik (Betrand R. Canfield, 1964:4)
· PR adalah fungsi manajemen yang membantu meraih tujuan organisasi, merumuskan filosofi dan memperantarai perubahan organisasi. Praktisi PR berkomunikasi dengan seluruh publik internal dan eksternal yang terkait untuk membangun hubungan positrif dan untuk menciptakan konsistensi antara tujuan organisasi dan harapan masyarakat. Praktisi PR mengembangkan, melaksnakan dan mengevaluasi program organisasi dengan mendorong pertukaran pengaruh dan pengertian antara bagian-bagian pokok dan publik organisasi (Otin Baskin, et.al, 1997:5)
· PR adalah proses yang kontinyu dari usaha-usaha manajemen untik memperoleh itikad baik dan pengerrrtian dari langganannya, pegawainya dan public umumnya;kedalam dengan mengadakan analisa dan perbaikan terhadap diri sendiri, keluar dengan mengadakan pernyataan-pernyataan (J.C. Seidel)
· PR adalah kelanjuatan dari proses penetapan kebikajsanan, penetuan pelayanan dan sikap yang disesuaikan dengan kepentingan orang-orang atau golongan atgar orang atau lembaga itu memperoleh kepercayaan dan goodwill dari mereka. Kedua, pelaksanaan kebijaksanaaan, pelayanan dan sikap adalah untuk menjamin adanya pengertian dan penghargaan yang sebaik-baiknya (W.Emerson Reck)
· PR adalah suatu seni untuk menciptakan pengertian public yang lebih baik, yang dapat memperdalam kepercayaan public terhadap seseorang atau sesuatu oragnisasi atau badan (Howard Bonham)
· PR adalah kegiatan komunikasi persuasif dan terencana yang didesain untuk mempengaruhi publik signifikan ( John E. Marston dalam buku Modern Public Relations, Mc GrawHill, New York, 1979.)
· PR adalah sebuah sistem komunikasi untuk menciptakan niat baik ( Frank Jefkins & Daniel Yadin, Public Relations, Pearson Professional Limited, 5th edition, 1998.)
· Public relation adalah presentasi positif suatu organisasi kepada keseluruhan publiknya. ( Tony Greener, Dalam buku The Secret of Successfuls Public Relations, Alih bahasa Nuraki Aziz, Bumi Aksara , Jakarta, 1995.)
· Humas adalah komunikasi dua arah antara organisasi dengan publik secara timbal balik dalam rangka mendukung fungsi dan tujuan manajemen dengan meningkatkan pembinaan kerja sama dan penmenuhan kepentingan bersama. ( Onong Uchjana Effendy Dalam buku Hubungan Masyarakat, Pt Remaja Rosdakarya, Bandung.)
· Public relation adalah manajemen komunikasi antara organisasi dengan publiknya. (Grunic & Hunt, James grunic dan Todd Hunt dalam buku Managing Public Relations, , New York, penerbit Holt, Rinehart dan Winston)
2. Gambaran Pekerjaan
Sesuai dengan interview dengan salah satu PR di tempat saya bekerja dulu adalah sebagai berikut:
· Menjalin hubungan dekat dengan politisi dan birokrat
· Menganalisis umpan balik dan berbagai laporan tersebut termasuk yang berhubungan dengan tingkat kemajuan pencapaian tujuan yang sudah diraih.
· Mengatur acara-acara resmi, misalnya saja dalam acara peresmian gedung baru, termasuk mengatur para tamu yang akan diundang dan media massa yang akan meliput
· Mengerjakan tugas-tugas periklanan
· Mengikuti rapat-rapat penting yang diselenggarakan oleh dewn direksi, dan para pimpinan departmen produksi, pemasaran, penjualan dan sebagainya
· Memimpin dan mengatur acara-acra pameran dan eksibisi kehumasan, termasuk juga menyediakan berbagai macam bahannya.
· Menulis dan membuat bahan-bahan cetak seperti lembaran informasi yang memuat tetang sejarah perusahaan, laporan tahunan atas hasil kerjanya, media komunikasi antar sesama pegawai, dan sebagainya
· Mengorganisasikan konferensi pers, termasuk acara respsi dan kunjungan kalangan media massa ke organisasi/perusahaan
· Menjalankan fungsi penyedia informasi bagi pihak media massa
Aktivitas public relations sehari-hari adalah menyelenggarakan komunikasi timbal balik ( two way trafic communications ) antara lembaga dengan pihak publik(internal maupun eksternal) yang bertujuan untuk menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi tercapainya suatu tujuan tertentu, kebijakan, kegiatan produksi, dsb, demi kemajuan lembaga atau citra positif lembaga bersangkutan. Jadi, kegiatanpublic relations tersebut sangat erat kaitannya dengan pembentukan opini publik dan perubahan sikap dari masyarakat.
3. Suka Duka PR
Suka :
· Bisa mengetahui segala informasi di dalam perusahaan dan menyaring informasi tersebut, mana yang bisa disampaikan ke publik dan mana yang tidak.
· Bisa mengetahui informasi terupdate dari luar / competitor yang bisa di share kepada perusahaan.
· Dikenal banyak orang maupun relasi perusahaan
· Terkadang ditempatkan sebagai Liaison / Spoke-Person perusahaan kepada publik, yang penyampaiannya dapat dipercaya oleh khalayak.
· Turut terlibat dalam penentuan strategi perusahaan ke depan.
Duka :
· Seringkali PR itu menjadi orang pertama yang harus meredakan terlebih dahulu bila ada rumor negative, konflik atau yang lainnya.
· PR menjadi tidak efektif bila program PR yang telah direncanakan tidak dapat berjalan sesuai rencana, karena perusahaan memilih untuk tiarap, atau perusahaan menjalankan program yang acak-acakan dan biaya pelaksanaan program PR terbatas.
· Terkadang seorang PR menjadi kurang disukai masyarakat, bila perusahaan sedang mendapat sorotan tajam perihal suatu hal yang bertentangan dengan masyarakat.
· Bila ada penyampaian informasi yang salah, PR menjadi orang yang sangat bertanggung jawab atau pertama kali disalahkan.
5. Cerita Rumor
Kita sering disuguhi dengan Negative Public Relation di media-media Nasional oleh beberapa pelaku baik swasta maupun pemerintah. Negatif PR adalah pemberitaan yang tidak mendambah citra institusi tambah positif, tapi membuat image menjadi tambah negatif. Atau dengan kata lain pemberitaan-pemberitaan yang membikin “terkenal tapi tercemar”. Terkenal dimana-mana dan tercemar pula dimana-mana.
Salah satu hal rumor yang pernah dialami oleh Sdr. Dimas adalah ketika perusahaannya yaitu PT Artajasa Pembayaran Elektronis mendapat rumor di majalah Trust, terkait beberapa bank pemerintah yang melakukan perpindahan jaringan interkoneksi ATM dari ATM Bersama ke Link. Media tersebut menyampaikan bahwa dengan pindahnya jaringan bank-bank pemerintah maka Artajasa mengalami penurunan pendapatan sebanyak sekian persen. Untuk menanggapi rumor tersebut Sdr. Dimas segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak internal untuk menyikapi persoalan tersebut. Dan akhirnya, perusahaan memilih untuk menghiraukan masalah tersebut, dengan asumsi masalah tersebut tidak perlu dibesar-besarkan karena yang sebenarnya tidak seperti itu dan bila ditanggapi maka rumor tersebut bisa berkembang kemana-mana.
Sumber diatas merupakan hasil interview dengan Public Relations Sdr. Dimas Mulyawan di PT. Artajasa Pembayaran Elektronis suatu perusahaan swasta yang memiliki brand ATM Bersama.

No comments:
Post a Comment