Sikap berikut ini adalah sikap SEKRETARIS yang diperlukan untuk mengadakan hubungan antara manusia.
- Bijaksana (Discretion)
Bijaksana adalah sikap berhati-hati, tidak membicarakan hal-hal yang diketahuinya kepada orang lain yang tidak berkepentingan. Sekretaris harus dapat menahan diri untuk tidak menceritakan masalah yang bersifat rahasia.
- Pertimbangan (Consideration)
Pertimbangan adalah bersedia dan rela mendahulukan kepentingan orang lain daripada kepentingan pribadinya, dengan menggunakan pertimbangan yang rasional.
- Taktis (Tacful)
Dalam membentuk dan memelihara keramahtamahan dalam hubungan kerja, seorang sekretaris harus mempunyai sikap taktis/diplomatis, guna mencegah orang lain merasa malu/merasa tersinggung.
Dalam rangka mengembangakan sikap taktis ini, dapat diikuti saran sebagai berikut :
a. Memilih kata yang tepat dalam berbicara.
b. Menahan diri untuk mengatakan yang kurang baik/memberi komentar.
c. Mengakui kesalahan, bila tidak melakukannya.
d. Bertindak sesuatu, bila perlu.
e. Dalam situasi tertentu, bersikap seolah-olah tidak melihat dan tidak mendengar.
- Kesetiaan (Loyality)
Kesetiaan adalah sikap setia dan jujur, baik terhadap pimpinan khususnya, maupun terhadap perusahaan pada umumnya, sehingga mempunyai perasaan memiliki, menjaga nama baik perusahaan.
Misalnya:
- Tidak berbuat curang/fitnah/khianat.
- Selalu bersedia membantu (baik dalam kesulitan maupun dalam kesibukan).
- Menjaga nama baik pimpinan/perusahaan.
- Obyektif ( Objective)
Sikap obyektif adalah bahwa dalam rangka membuat pilihan atau mengadakan perhitungan, hendaknya tidak berdasarkan kepada pertimbangan kepentingan pribadi akan tetapi hendaknya memperhatikan hal rasional.

No comments:
Post a Comment